Tantangan Mbangun Bonjok Wetan

Sebuah cita-cita yang baik tidak selalu mulus seperti yang di harapkan, pada bulan mei 2009 warga bonjok wetan di perantauan yang tergabung dalam Iketan dan Prisma pulang kampung untuk mengajukan proposal bantuan pembangunan desa (Bonjok Wetan) berupa perbaikan drainase air yang ada di wilayah tersebut. sambutan warga masyarakat begitu antusias dengan ide dan proposal ini. setelah dilakukan pengukuran pada siang hari dan menghitung anggaran, pada sore harinya diadakan pertemuan antara pengurus RW dan RT serta tokoh setempat untuk menindak lanjuti proposal tersebut.

Diluar rencana datang salah satu anggota PNPM desa Tambaknegara sdr Naryo ( RW II) menyampaikan bahwa untuk pembangunan selokan dan pengaspalan dapat mengajukan melalui PNPM Mandiri dengan beberapa prosedur yang harus dilalui. kemudian disepakati bahwa pembangunan drainase dan pengaspalan akan melalui proposal PNPM tentu dengan peresetujuan dari Kades yang kebetulan berdomisili di Bonjok Wetan, bahkan Kades Slamet siap mengajukan sampai ke kabupaten. dengan demikian ide proposal dari Jakarta dibatalkan semntara.

Bulan Juni 2009 pada tanggal 7 di Jakarta diadakan dua pertemuan di Citayem oleh Iketan Dan Bekasi oleh Prisma. salah satu agendanya membahas tindak lanjut Proposal PNPM yang di ajukan oleh Kades Slamet, di situ terungkap bahwa proposal tersebut tidak sampai kekabupaten Banyumas dengan alasan yang kurang jelas (kurang etis di ungkap tuntas). dengan kata lain proposal itu tidak berjalan sebagaimana mestinya, yang akhirnya membuat kami ” Kecewa “. Padahal tempat lain (jalan di Grumbul lain di Tambaknegara sudah diaspal) sedang yang di Bonjok Wetan belum padahal Kades berdomisili di situ, jadi pantaskan kami kecewa dengan Kades saat ini.

Setelah gagal dengan proposal pertama, kami tidak patah arang dibuktikan kami mengajukan proposal baru berupa perbikan jalan pada Gang-Gang yang ada di Bonjok Wetan langsung kepada RT-RT yang sementara ini sepertinya lebih jelas dan mudah realisasinya.

kami tunggu saran dan kritinya

Akhir bulan juni 2009

Akhirnya proyek gagal itu berubah menjadi suatu hal yang positif  juga dengan langsung menghubungi Ketua RT yang ada di Bonjok Wetan akhirnya disepakati. Dengan setimulus Rp. 2.500.000 untuk satu proyek perbaikan gang, di tiap-tiap RT yang telah siap. sampai awal juli telah dua proyek diajukan dan disetujui, diharapkan pada saat lebaran september 2009 telah selesai pembangunannya.

Pengecoran Gang di Bonjok Wetan

Pengecoran Gang di Bonjok Wetan

Ini adalah salah satu hasil kerja sama Dana Pembanguna Bonjok di Jakarta dan Warga Bonjok Wetan sendiri dari sekian rencana yang ada baru ada dua RT yang mengajukan proposal dan menyelesaikan proyek. kedua RT itu adalah RT 04(Bp Suhedi) dan RT 05(Bpk Taswan). Untuk RT 04 ( Bp. Suhedi ) pengerasan jalan menggunakan media Paving Blok dari depan rumah Bpk Kus Lasim sampai dengan Bp. Nuri, sementara RT 05 (Bp. Taswan ) Pengerasan jalan menggunakan media Pengecoran dimulai dari depan rumah Bp. Kasim sampai dengan Bp Liwon, kedua proyek tersebut bersambung sehingga dari depan bp. Kus Lasim sampai bp Sum Liwon jalan telah bagus.

Bp. Suhedi ( Ketua RT 04)

3 Balasan ke Tantangan Mbangun Bonjok Wetan

  1. Adi Onetorhiene berkata:

    mmmaaaanntaaaabbbb.,.,,..,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,.,..,.,.

  2. Ping balik: Kegiatan Mbangun Desa | Desatambaknegara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s