Sabar

01 April 2011, aku mulai mencoba hidup baru di kampung halaman setelah hampir 14 tahun merantau, dari satu tempat ke tempat lainnya,dari satu pekerjaaan ke pekerjaan lainnya. optimisme dan kesederhaanaan yang aku jadikan landasan untuk menatap tantangan yang menghadang di depan mata.

Tujuh bulan lamanya kini telah berlalu…., ya ternyata tantangan yang menghadang lebih berat dari yang aku bayangkan, fasilitas dan kemudahan-kemudahan yang aku dapatkan ternyata menjadi bumerang bagi perjalanan ku. belas kasih yang berlebih telah menjatuhkan “tameng mental” yang aku pegang, yang sebenarnya telah bertahun-tahun aku siapkan.

keadaan hatiku seperti kapal yang sedang terombang-ambing dihantam badai, sepertinya begini salah begitu juga salah…. kesabaraanku bener-benar sedang diuji. ya Rob… dekaplah hatiku yang sedang gundah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s