BENDUNG GERAK SERAYU

taken 15.02.09

taken 15.02.09

I. Obyek wisata di Tambaknegara
Desa Tambaknegara merupakan desa terluas di kecamatan Rawalo, Letaknya di ujung timur Kecamatan Rawalo berbatasan langsung dengan Kecamatan Patik Raja dan Kecamatan Kebasen. Desa Tambaknegara juga merupakab desa terkaya di kecamatan ini, dari segi sumber daya alam

Arto & Pardi Di Bendung Gerak serayu

Arto & Pardi Di Bendung Gerak serayu

Gambar 2. View Timur Bendung Gerak Serayu  Oktober 2004
maupun kebudayaannya, di sini terdapat gunung-gunung, sungai yang cukup besar, persawahan, perkebunan dan beberapa Obyek wisata yang mudah di jangkau karena dilewati jalur angktan umum baik dari Purwokerto maupun Cilacap,karena desa ini berada pada jalur jalan tengah dari antara Cilacap-Purwokwerto so jika mau kesini tinggal bilang aja ke kondektur bus pasti tahu.

1. Bendung Gerak Serayu
Salah satu gerbang menuju desa Tambaknegara adalah bendungan gerak Serayu ini,jadi anda ngga usah pusing-pusing untuk kesini karena letaknya tepat dipinggir jalan raya, Dari namanya tentu anda sudah kebayang kalau bendungan ini pastinya digunakan untuk membendung sungai yang namanya cukup termashur yaitu Sungai Serayu.

Pintu Air Bendung Gerak Serayu

Pintu Air Bendung Gerak Serayu

Gambar 3. View Bendung Gerak Serayu tgl 29.09.08

Bendungan ini diresmikan oleh Presiden RI yang ke-2, ya betul presiden Soeharto tepatnya tahun 1996an.
Bangunan kokoh dan moderen dari bendungan Gerak Serayu langsung dapat anda saksikan bila turun dari kendaraan, karena selain tepat di pinggir jalan juga tidak ada yang membatasinya dari jalan dimana anda berhenti, bendungan ini sangat indah pemandanganya, sungai yang lumayan lebar dan panjang berkelok, sedang di sisi kanan dan kiri sungai adalah gunung gunung hijau kokoh berjejer begitu indah panoramanya apalagi di pagi hari masih nampak kabut-yang menyelimuti bagus sekali untk back-ground photo-photo anda. Apalagi bi;a anda dari arah Purwokerto sebelum sampai di bendungan anda sudah disuguhi pemandangan yang luar biasa, jalan berkelak-kelok dibawah kaki gunung dibawahnya nampak aliran sungai Serayu, Tapi hati-hati ya selain jalanya agak sempit banyak bus-bus besar dan tuk lalu-lalang, terutama pada tikungan-tikunganya.
Disini sering digunakan untuk beberapa acara rutin tahunan baik yang kelasnya lokal seperti pagelaran seni budaya dan beberapa perlombaan, juga digunakan untuk even kelas nasional yaitu Motorcross. Mulai tahun 2008 bulan Agustus diadakan pagelaran berbagai perlombaan seperti lomba layang–layang dan balap dayung katanya sih bakal jadi kegiatan rutin tapi ga tau dech soalnya kan kebetulan kita disini (th 2008ini)baru punya bupati dan gubernur baru tapi mudah mudahan beneran bukan hanya hangat-hangat tahi ayam saja.Tempat ini dekat sekali dengan obyek wisata Kali Bacin Cuma beberapa ratus meter jalan kaki juga paling paling 7 s/d 10 menit aja.
Jangan lupa ya disini juga ada wisata air, yang menyusuri beberapa kilometer dari panjang sungai serayu, itu kalau masih ada. pasti gak bakal nyesel soalnya sepanjang perairan yang dilalui pemandangan di kiri dan kanan begitu waw…indah banget, oh ya bila anda pingin melihat prasasti peresmian anda harus berjalan menyebrang bendungan soalnya letaknya memang di sebrang sana.
Disini juga sebenarnya ada hal yang masih kurang yaitu oleh-oleh atau soufenir yang khasnya ga ada, hayo para wirausahawan setempat kreatif dong tar keburu di embat pendatang….loh, Kan banyak potensi yang bisa di jual sekalian bisa menambah income dan mengurangi penganguran He.he.he…
Tapi Jujursaja kalau berkunjung kesini sebaiknya kalau ga pagi-pagi atau sore sekalian soalnya kalau siang hari terik matahari sangat panas menyengat soalnya di lokasi bendungan bis dikata gersang. kemana ya pohon-pohonya ? Tapi kalau kita kepanasan bisa berjalan sedikit ke pingir jalan yang di bawah gunung disini sejuk dan ada warung yang menyediakan minuman penghilang haus

Sisi lain bendung gerak serayu

Sisi lain bendung gerak serayu

Pagi hari di tepi sungai Serayu, sisi lain bendung gerak serayu

Pagi hari di tepi sungai Serayu, sisi lain bendung gerak serayu

View Pegunungan disisi Bendung gerak serayu

View Pegunungan disisi Bendung gerak serayu

2. Kali Bacin 1 warga sekitar menyebutnya Tambak Wringin
Nah setelah puas menikmati panorama Bendung Gerak Serayu anda bisa ngadem di sini, Obyek wisata ini dalah berupa bangunan tua yang lumayan terawat, Terletak di desa Tambak-negara, Kecamatan Rawalo ( kira – kira 14 km dari kota Purwokerto ) dari bentuk bangunannya kita sudah dapat menerka itu adalah peninggalan Belanda.Bangunan ini terdiri dari dua bagian yaitu bangunan pertama cukup besar terdiri dari beberapa ruangan yang digunakan sebagai tempat pemandian-pengobatan, ada enam ruang pemandian,ada tiga ruangan yang pertama letaknya didepan di buka untuk umum(Pengunjung), Dua ruang ada dismping untuk keperluan mandi dan cuci penduduk setempat dan satu ruangan sudah ditutup. Masing masing ruangan mempunyai khasiat yang berbeda,kasiat yang dimiliki antara lain untuk pengobatan Penyakit Kulit, Penyakit Tulang dan Penyakit Syaraf. Sedang untuk dapat membedakan kasiatnya terdapat keterangan yang dapat di baca di masing-masing pintunya. bila ingin mandi disini, anda harus bayar ticket terlebih dahulu yang besarnya tidak seberapa, Seyelah itu anda diperbolehkan memasuki ruang pemandian oh ya bila anda sudah masuk anda akan melihat pancuran besar yang bentuknya seperti moncong meriam, dan untuk bisa mandi anda harus menuruni bebrapa anak tangga karena bisa dibilang letaknya dibawah tanah. Bangunan yang satunya ada disebelahnya juga berupa kamar-kamar tapi bukan pemandian melainkan kamar hotel tua yang tidak terawat nampak seperti bangunan-bangunan yang suka anda tonton di filem horror ( sekarang sudah dirubuhkan diganti dengan deretan vila-vila kecil yang dapat anda gunakan untuk menginap)
Di belakang bangunan pemandian terdapat kolam yang cukup besar dari sinilah airnya di alirkan ke bangunan tersebut. Ada aroma khas yang akan tercium dari di tepi kolam tersebut, ada Aroma khas belerang yang cukup menyengat hidung anda,oleh warga sekitar disebut sebagai Aroma Bacin(bau yang kurang sedap) makanya dinamakan Kali Bacin, sedang nama Tambak Wringin karena di sebelah kolam penampungan air ada pohon besar yang sudah cukup tua yaitu pohon beringin(Wringin-warga stempat menyebutnya)dan airnya tetap mengalir sepanjang waktu walaupun di musim kemarau sekalipun oh ia isini juga dilengkapi dengan penginapan dan hotel juga Rumah makan yang siap memanjakan perut anda dengan aneka masakan yang khas tentunya. Tapi sayangnya bila malam hari tempat ini sepi dan nampak angker, kenapa ?.., selain karena ada pohon beringin besar ditengah jalan juga peneranganya kurang alias gelap sayang yah padahal bila penerangannya cukup pada malam hari pun rasanya menyenagkan duduk-duduk atau nongkrong di sini.
3. Goa Kodo (Belum Di Expose)
Ya untuk menikmati suasana dan keindahan desa ini rasanya tak akan cukup bila Cuma satu hari saja, masih ada beberapa lokasi yang akan membuat anda menyesal bila tidak mengunjunginya, salah satunya ya gua kodo ini,Gua ini letaknya di bukit pegunungan pinus diatas kali bacin terdari dari beberapa gua cerita orang tua ku sih ada banyak, tapi yang bisa anda lihat sekarang hanya dua saja, satu sudah runtuh tinggal kelihatan seperti lubang menganga
image005

Gambar 4. Bukit Dimana Kodo berada tgl 29.09.08
100% ga terawat sama sekali. Yang ke dua lokasinya agak tinggi koondisinya masih setengah bagus dan utuh terutama di dalamnya, tetapi untuk masuk akan sedikit sulit soanya sebagian mulut gua ini tertimbun lonsoran tanah. Mulut gua ini hanya tinggal kelihatan sedikit aku pernah masuk ke gua ini ketika SMP kira kira tahun 1992an Pada waktu itu aku masih duduk di kelas 2 SMP, dengan di temanioleh se-orang guru dan beberapa kakak kelasyang sekampung dengan ku, ketika itu masih ada kijang liar loh di sana ketika itu ada dua anak kijang dan kami berhasil menangkap seekor anaknya tapi terus meronta dan berteriak kencang sekali sehingga induknya yang sedikit lebih besar dari kambing datang mendekat tapi karena kami banyak ia tidak berani mendekat untuk menyelamatkan salah satu anaknya di tangan kami, tapi kami melepaskan kembali loh, kan kasihan teriak-teriak terus. tapi entah lah sekarang masih ada apa nggak soalnya tangan-tangan jahil dan usil itu masih ada.
Gua ini sebenarnya merupakan gua yang bersejarah karena merupakan peninggalan perang kata kakekku gua itu dibuat pada masa penjajahan jepang berfungsi sebagai “bungker” bersembunyi dari pasukan sekutu , di buat oleh tangan-tangan orang kita yang menjadi budak-budak penjajah Jepang pada waktu itu. Ini dapat dibuktikan pada salah satu gua yang masih setengah utuh itu mulutnya terbuat dari bata merah, kalau di perhatikan bentunknya bulat menyerupai huruf O terlihat masih nampak kokoh. Kedalaman gua ini kurang lebih 10 meteran dengan tinggi 2 meteran dan lebar 4 meteran dari dalam terasa bentuknya kotak persegi panjang di ujungnya baik kiri maupun kanan seperii ada pintu terusan namun ketika aku raba-raba itu buntu
Pemandangan alam di atas gunung ini begitu indah ke bawah arah selatan nampak kilauan sungai serayu yang berliku –liku di sebrang sungai nampak sawah yang ditengahnya ada rel kerea api bila ada kereta lewat kelihatan lucu seperti ada ular ditengah sawah panjang berliku liku, sedang ke arah barat nampak jauh desa kami yang indah sedang pemandangan sekeliling nampak deretan pohn pinus yang berjejer rapi disekingin semak belukar liar yang hijau. tapi tolong ya guanya ga dirawat sama sekali, barang kali pemda setempat ga tau ada gua tersebut atau ga perduli ya soalnya situs ini ga pernah diurus apalagi di sebut-sebut dalam pamphlet wisata setempat. Ehm sayang sekali yah
4. CEPET/BATU KELIR(BELUM DI EXPOS)
Cepet adalah sebongkah batu yang lumayan besar nempel di sebuah bukit dari pegunungan utara kali tanjung. Sekilas dari kejauhan memang tidak ada yang aneh dengan batu ini, tetapi jika diperhatikan dengan seksama nampak wajah dari manusia entah itu ukiran siapa tapi benar-benar batu itu memang berbentuk wajah manusia komplit mata hidung dan mulut seperti topeng. Dalam bahasa setempat disebut Cepet, memang disini tidak ada yang tahu asal-usul cepet itu tetapi ada legenda yang menyelimuti sesosok wajah itu.
Berhubungan dengan wayang kulit yang yang sudah terkenal itu, kisahnya dimulai dengan seorang penghubung dunia manusia dengan alam ghaib yang biasa dikenal sebagai jurukunci atau dukun. Ia seorang pria tua yang mampu berkomunikasi dengan makhuk ghaib, entah dimulai dari kapan ia pun entah pula
generasi yang keberapa tetapi ia biasa diminta tolong untuk membantu para dalang yang akan tampil di desa untuk menyiapkan peralatan gamelan pengiring wayang kulit yang waktu itu disini tidak ada yang memilikinya.
Gambar 5. Arto & Istri Di bawah Batu Kelir
Sehari sebelum pertunjukan wayang kulit sang juru kunci ini pergi ke tempat yang bernama cepet/batukelir, dengan ritual membakar kemenyan dan mantra-manta yang dimilikinya ia meminta ijin kepada penghuni atau penunggu batu kelir untuk meminjam peralatan gamelan sebagai pengiring musik wayang kulit. Biasanya persyaratan yang diminta adalah sinden(penyanyi) pengiring wayang tidak boleh seorang perempuan melainkan laki-laki yang didandani seperti sinden perempuan(banci-red)seteleh selesai ritualnya maka ia pulang kerumah, dengan tidak membawa peralatan dimaksud.
Ajaibnya keesokan paginya gamelan itu secara tiba-tiba telah berada dirumah orang yang berhajat melakukan pagelaran Wayang kulit tanpa ada yang tahu siapa yang menghantarnya. Biasanya setelah itu pagelaran wayang kulit dapat dilakukan sebagai mana mestinya hingga pertunjukan usai tanpa ada hal yang aneh. Keesokan pagi setelah perunjukan selesai gamelan ini harus dikembalikan ke tempat batu kelir dengan cara di antar sebagaimana normalnya orang mengembalikan barang yaitu dengan cara digotong menyusri pegunungan hingga sampai didepan cepet. Didampingi juru kunci kembali melakukan ritual membakar kemenyan dan menyerahkan sebagian uang hasi dari pagelaran maka gamelan itu akan hilang dengan sendirinya yang artinya kesepakatan antara juru kunci dan penunggu setempat dapat diterima kedua belah pihak.
Hingga suatu hari ada seorang warga yang mempunyai hajat untuk menikahkan anaknya dengan melakukan pagelaran wayang kulit tapi entah karena lupa entah karena menolak kebiasan setempat sinden yang disediakan adalah perempuan asli. Tiba-tiba ditengah pagelaran salah satu gamelan yang diseut Gong talinya terputus dan berhentilah pagelarran itu sejenak untuk memperbaiki tali yang putus tadi, tetapi setiap selesai disampung tali gong itu puts lagi ketika akan digunakan. Akhirnya tali yang terbuat dari akar itu diganti dengan tali yang terbuat dari benag Lawe hingga pertunjukan selesai. Dan seperti biasanya keesokan paginya gamelan tadi dikembalikan ke batu kelir dengan di dampingi juru kunci. Setelah sampai di depan cepet/batukelir sang jurukunci melakukan ritual seperit biasanya. Tetapi kali ini penunggu batu kelir murka karena perjanjian tidak ditepati keluarga yang punya hajat tadi yaitu tidak menggunakan sinden banci tetapi menggunakan sinden perempuan, sebagai ganti ruginya maka mempelai yang menikah di pinta sebagai pengganti yaitu dikisahkan keduanya meninggal keesokan harinya. Sejak saat itu Gamelan ini tidak dapat dipinjam kembali dan penunggu Cepet tidak dapat dihubungi kembali. Tetapi ketika Jumat Kliwon Suara Gamelan masih suka terdengar hingga saat ini walaupun tidak ada Pagelaran sama sekali. kata orang tua itu bersal dari Cepet/Batukelir.
Atas kejadian di atas maka sampai saat ini penduduk kalitanjung jika ada pagelaran wayang kulit tidak boleh menggunakan sinden perempuan Ini nyata ini fakta bisa di cek kebnaran Sinden banci ini loh.bahkan di kalitanjung ini bukan hanya sinden yang dilarang permpuan tetapi juga penari Lengger, tarian kas banyumas yang diiringi musik Calung ini di sini juga tidak boleh perempuan. Tetapi di wilayah desa tampak Negara hanya di grumbul kalitanjung ini saja kebiasaan ini berlaku.
Tempat ini juga belum cukup di ekspos hanya warga setempat saja yang mengetahui, mereka juga tidak dianggap ini menarik pada hal selain bagus bentuknya juga bagus pemandangannya. Seharusnya ini bisa dibuat macam paket wisata karena rata-rata pendukuk setempat yang berusia diatas 20tahun mengetahui lokasi lokasi yang kami sebutkan di atas. Jika ini bisa dikembangkan maka tenaga yang terserap untuk pariwisata di lokasi ini tidaklah sedikit selain bisa meningkatkan potensi ekonomi setempat, yang memang sudah lumayan baik untuk ukuran rata-rata pedesaan di Banyumas. Maaf Saking Asiknya Foto-foto, Batukelirnya nda ke foto.

taken by rosmina

taken by rosmina

Tentang arto9001

alamat : Desa Tambaknegara kec. Rawalo Kab. Banyumas
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

17 Balasan ke BENDUNG GERAK SERAYU

  1. kurt berkata:

    duhhhh dadi kangennn,,,kapan bisa balik,,,pengen ndeleng bendungan karo nginep neng hotel kalibacin,,segerreee

  2. sarone berkata:

    arto pardi ,aja kelalen mbi aku aku yo penghuni deket bendungan serayu ,di aku sarwan ,penghuni bonzok wetan ,bolh comen ,bagus jg tuh foto2nya hehehe

  3. Bocah berkata:

    aha….ha….. gambare,,,,,, apik !🙂 mampir bendungan lah,,,,,

  4. tasummmmmmmmmmm berkata:

    himbauan nggo bocah2 bonjok wetan sing nang jabotabek, ayuh pada guyub nyambung silturrahmi lewat PRISMA, insya Alloh manfaat dunia akhirat….

  5. Sudiyanto berkata:

    Walahhhh Aku be sering Off road an pake Jeep Prutul nang bekas sirkuit Motorcross….penontone pd seneng….tpi enyonge ra entuk bayaran….hehehehe…malah guder belet….Hidup Bendung Gerak Serayu….
    Potensi besar yang belum di Garap secara Maksimal…..
    Mungkin krn ada tumpang tindih kepemilikan hak milik tanah di area sekitar nya…Padahal klo di manfaatkan secara maksimal…..bisa memberikan sesuatu yg lbih bwt Pemkab & Masyarakat sekitar.Panggil Investor,beri kemudahan perizinan,dan di jaga kelestarian alamnya…hehehehe….

  6. sofya jesyca berkata:

    tapi sayang ea, air bendungan_ ku lom pernah jernih

  7. Sheno berkata:

    Wueh mantap..bner2x.
    3th inyong jd pnddk xtanjung…buat ursan skul.skrg tringat lg jamane menyambut kdtngn pres ri 2.
    Waduh sip lah slm drku rasino.maos

  8. Ito berkata:

    weehhh,,,,,, dadi pengin balik kiye laa,,,,, biasane sepedaan maring serayu,siki neng Batam malah ora ana sing bisa di deleng,,,, suwun mas foto2ne,,,,,

  9. gogo berkata:

    pegunungan serayu emang manteb, madan mblenger juga unggal dina ngliwati..

  10. tri nuroh berkata:

    tolong buatin asal-usul rawalo dong?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s