Pembangunan Masjid Kramat 2014-2005

Semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat Bonjok Wetan terhadap agama, terutama agana Islam memacu semangat pengurus masjid Keramat untuk memperbesar masjid keramat. mohon do’a restu semoga lancar. gambar menyusul.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

My Family 2014

IMG_20141015_193905

bendung gerak seryu

Exif_JPEG_422

kali bacin

IMG_20140525_202651

kali bacin

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Rekor Muri Di Desa Tambaknegara

16 Desember 2012, Tambaknegara Bendung Gerak Serayu menjadi saksi pemecahan rekor baru dari sebuah produk asal Jepang yakni mesin pompa air kubota dengan rencana pemecahan rekor selama 1000 jam non stop. berdasarkan pengamat dari muri rekor ini terpecahkan dengan 1005 jam, menghabiskan sekitar 600 liter solar dan rekor ini terdaftar pada Rekor  Muri Ke 5017

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | 2 Komentar

Gebrakan Kades Tambaknegara Oktober 2013

Tambaknegara

03 Oktober 2013 gebrakan Terbaru dari kepala desa Tambaknegara adalah kerja bakti, kerja bakti pada periode kedes yang sebelumnya hampir saja punah kini di era Bapak Kartam Kembali di galakan.

warga desa Tambaknegara di tambah puluhan anggota TNI bahu membahu melakukan pembersihan dan perbaikan saluran air sawah di desa Tambaknegara dari grumbul Kali Tanjung hingga Bonjok kulon.

 

06 Oktober 2013 Kembali diadakan pembuatan dan berbaikan jalan di RW II yang mempermudah akses warga dari kebun ke perkampungan. Tepatnya jalan setapak yang berada di karang lenang dan kali cebong.

mudah-mudahan gebrakan ini bukan hanya di awal kepemimpinan saja tetapi sampai dengan berakhirnya jabatan, di harapkan juga transparasi keuangan desa yang sebelum ini tidak jelas pertanggung jawabannya.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar

Lurah Baru Tambaknegara 2013

Pemilihan Lurah di kabupaten Banyumas di lakukan hampir serempak, begitu juga dengan desa Tambaknegara yang diselenggarakan bersamaan dengan desa Rawalo dan Losari.

Pilihan Kepala desa di Tambaknegara kali ini di ikuti oleh lima peserta kontestan, berikut hasil pilihan warga Tambaknegara yang dilakukan pada tanggal 30 juni 2013

– Kartam.B dengan tanda gambar Padi: 2.492 suara

– Suwanto dengan tanda gambar Kelapa: 793 suara

– Supardi dengan tanda gambar Jagung: 639 suara

– Diswan dengan tanda gambar Ketela: 293 suara

– Untung dengan tanda gambar Kacang: 33 suara

Dengan hasil tersebut, maka Panitia PILKADES Tambaknegara menetapkan, Kartam.B dengan tanda gambar Padi sebagai calon KADES terpilih.

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar

FESTIVAL SUNGAI SERAYU

Tambaknegara, 15 september 2012 hari ini Festival Sungai Serayu 2012 akan kembali di gelar selam dua hari Sabtu-Minggu. Acara ini di pusatkan di timur Bendung Gerak Serayu. kegiatan yang akan di lakukan antara lain pameran industri kecil oleh kelompok sadar wisata kecamatan Rawalo, selain itu juga ada  panggung hiburan rakyat (lengger), karnaval perahu penambang pasir dan lomba dayung. dari 14 september panitia telah mendirikan panggung acara dan memasang umbul-umbul di sebelah timur bendung gerak serayu.

mudah-mudahan acara ini dapat terselanggara dengan baik dan lancar. hayo sama-sama ramikan.

Ralat : Acara yang sedianya sabtu- minggu jadinya hari minggu saja karena kata para sesepuh lokal sabtu pahing adalah pantangan untuk membuat acara keramaian.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Asal-usul Rawalo Kini ?

RAWALO : RAWA YANG(akan) HILANG ?

Konon Rawalo berasal dari kata Rawa dan pohon Lo, pohon lo yang konon berada di pinggir rawa kini telah tiada, beberapa tahun ini kondisi rawa yang di maksud sepertinya akan menyusul pohon Lo yang telah tiada puluhan tahun lalu.

Ekonomi dan kebutuhan lahan perumahan yang semakin sempit menjadi penyebab awal hilangya rawa tersebut. Tahun demi tahun penyempitan rawa semakin parah, pada awalnya pinggir rawa di jadikan areal kolam ikan dan persawahan, kini semakin meningkatnya kebutuhan lahan untuk tinggal dan bisnis semakin menggerus luas rawa tersebut.

Saya sendiri merupakan pendatang di desa Rawalo yang tidak mengetahui soal kepemilikan rawa tersebut apakah milik perseorangan atau milik desa.  Yang saya tahu kini rawa yang duapuluh tahun lalu masih luas dan dalam kini telah menjadi lahan perumahan dan areal persawahan.

Apakah nantinya Rawalo harus berganti nama jika beberapa tuhun mendatang rawa itu beber-benar hilang.  Siapa perduli ya ?

Dipublikasi di Uncategorized | 2 Komentar